Friday, December 15, 2017
Home > DETIK-TEKNOLOGI > Step Untuk Menghapus Direktori Windows

Step Untuk Menghapus Direktori Windows

Windows 10 Anniversary Update membawa sejumlah fitur baru ke sistem operasi terbaru Microsoft - beberapa lebih penting daripada yang lain - namun tetap antisipasi beberapa gangguan

Detikgram Windows 10 Anniversary Update membawa sejumlah fitur baru ke sistem operasi terbaru Microsoft – beberapa lebih penting daripada yang lain – namun tetap antisipasi beberapa gangguan. Windows 10 adalah sistem operasi yang solid yang menerima banyak perbaikan untuk urusan bug dan peningkatan fitur.

Setelah update kamu mungkin akan melihat beberapa ikon dan shortcut yang mungkin te-lah kamu hapus, seperti ikon Windows Store atau the Edge pada taskbar, telah ditambahkan kembali. Ini adalah cara lama Microsoft untuk mempertahankan produk mereka lama, tapi mereka akan mudah untuk dihapus kok. Integrasi Cortana yang lebih dalam juga menjadi topik yang kontroversial menjelang rilis Update baru, namun sebagian besar ini juga dapat di-tweak, dinonaktifkan atau diabaikan sepenuhnya.

Sekarang, sesuatu yang mungkin tidak begitu jelas adalah bahwa pembaruan besar diperla-kukan hampir seperti upgrade Windows. Untuk tetap aman, penyiapan instalasi Microsoft menyimpan salinan lengkap dari instalasi Windows kamu saat ini (itu adalah guna direktori Windows.old di sana), dan meski direktori ini akan berguna jika ada yang tidak beres atau kamu perlu mengembalikannya kembali, diretori ini acapkali menempati slot ber gigabyte dari penyimpanan berharga kamu.

Ini bukan hal baru pada Windows 10, namun agak mengejutkan melihat backup penuh dilakukan setelah update yang di mata Microsoft mungkin lebih mirip dengan Paket Layanan sebelumnya. Kalau kamu memiliki banyak ruang kosong dan tidak keberatan dengan kleberadaan direktori ini kamu bisa mengabaikan folder itu dan ia harusnya akan dihapus secara otomatis 30 hari setelah update. Namun kalau kamu masih ragu dan mung-kin ingin mengembalikan perubahan, menghapus folder ini akan menghilangkan opsi itu dari tangan kamu, jadi mesti dipikir matang-matang dulu sebelum hapus direktori ini. Dan, buat kamukamu yang kekurangan ruang penyimpanan, kamu bisa menggunakan tools dari Windows untuk menghapusnya.

Kalau kamu mencoba untuk menghapus direktori Windows.old menggunakan File Explorer, OS akan mencegah kamu untuk melakukannya karena dianggap sebagai file sistem. Kamu bisa melewati ini setelah pretelin pengaturan perizinan, kamu ga perlu melakukan itu, kare-na ada cara simpel dan efektif lainnya. Begini cara melakukannya:

Step 1. Pergi ke Start dan ketik ‘Disk Cleanup’.
Step 2. Buka Disk Cleanup dan pilih drive sistem utama kamu.
Tools akan memindai drive kamu untuk file yang dianggap tidak perlu dan data cache lama. Namun direktori Windows.old tidak akan ditampilkan disini.
Step 3. Pilih opsi “Clean up system files” di bagian bawah jendela. Pilih drive utama kamu lagi dan proses pindai akan diulang.
Step 4. Hasil pemindaian akan menampilkan berbagai jenis data, mulai dari file Recycle Bin sampai cache internet sementara. Kali ini, “Temporary Windows installation files” akan ada di sana, terhitung dari yang paling kecil 9 GB sampai 25 GB, atau lebih.
Step 5. Pilih semua file yang ingin kamu hapus, termasuk file penginstalan Windows. Klik Oke. Kemudian konfirmasikan perintah selanjutnya.

Buat kamu yang menggunakan SSD berukuran kecil, saya yakin kamu akan sangat menghargai penambahan ruang dalam disk kamu ini. Kalau kamu bertanya-tanya, apakah

benar-benar aman untuk membersihkan file yang terdaftar oleh tools ini – jangan hapus konten Recycle Bin kalau kamu ingin memulihkannya nanti (!). Aplikasi pembersih pihak ketiga lainnya seperti CCleaner juga bisa digunakan dalam kasus ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *